Karang Taruna Silahisabungan turut prihatin atas kejadian banjir bandang di Kecamatan Silahisabungan pada 25 Februari 2025 lalu, semoga segala sesuatunya segera membalik. GBU❤️ | Info Selengkapnya ► DISINI

MANGGA SILALAHI TELAT & TERANCAM GAGAL PANEN

 

Mangga Silalahi
Mangga Silalahi Paropo

Silalahi,

"Asing taon on bah... Nian nga marboras mangga, on gabe asing bah...!" ("Musim mangga seharusnya sudah waktunya, namun tahun ini berbeda sudah rasanya !")

Demikian ungkap seorang penduduk Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kab. Dairi.

Mangga Silalahi memiliki rasa yang berbeda bila dibandingkan dengan mangga mangga lainnya, mangga ini memiliki rasa yang sama dengan mangga mangga di desa desa tetangganya seperti Tongging, Harang gaol dan desa desa lain yang berdekatan, termasuk Paropo, Sitio-tio dan juga Binangara.

Sejak puluhan tahun lalu, Silalahi sudah dikenal oleh kecamatan kecamatan disekitarnya sebagai penghasil buah mangga musiman, dimana mangga mangga ini biasanya di edarkan ke kota Sumbul, Sidikalang, Salak, Pakpak barat, Kaban Jahe, Berastagi bahkan sampai ke kota Medan. Mangga Silalahi memiliki struktur mangga kampung pada umumnya, berwarna kuning, berukuran sedang dan memiliki rasa manis khas tersendiri.

Namun tahun ini, para pemiliki ataupun pengelolah pohon-pohon mangga di Kecamatan Silahisabungan, terkhusus Silalahi, Paropo dan Sitiotio harus bersabar, untuk tahun 2021, mangga mangga di Silalahi terlambat panen, dimana biasanya panen raya akan di lakukan di ahir tahun biasanya di Bulan Desember sampai ke awal tahun di bulan Januari.

Namun berbeda kali ini, bukan hanya terlambat panen saja, kebanyak dari mangga mangga yang ada bahkan terancam gagal panen. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor, dan di dominasi oleh cuaca angin yang extrim, untuk hal hama ulat yang ada, beberapa petani melakukan penyemprotan anti hama secara manual ke tiap tiap pohon mangga yang mereka miliki atau mereka kelolah, namun berbeda halnya dengan cuaca angin yang datang, tidak ada hal baik yang bisa dilakukan para pemilik dan pengelolah kecuali hanya berdoa.

Biasanya, hitungan kasar untuk mangga yang di hasilkan dari Desa Silalahi I, II dan III dalam sekali musim bisa menghasilkan sampai 50 Ton Mangga bahkan lebih.

Terkait dengan hal pemasaran, mangga mangga dari kecamatan ini masih tergolong cukup baik, dimana buah mangga tersebut lebih dominan di jual ke tengkulak tengkulak yang ada di kecamatan tersebut, ada beberapa warga yang memjadikannya sebagai buah tanganya dengan cara menjualnya di pinggir pinggir jalan sepanjang Jl, Tugu Silalahi.

Semoga saja untuk kedepannya panen mangga di kecamatan ini bisa seperti sedia kala agar dapat membantu perekonomian penduduk di kecamatan tersebut.

 

Salam, Admin Silalahi Project

Rate this article

Getting Info...

Tentang Penulis Postingan

Persetujuan Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.

Cookies Policy

Blog ini menerapkan penggunaan cookie. Dengan mengakses Blog ini, Anda setuju untuk menggunakan cookie sesuai dengan Kebijakan Privasi Karta Silahisabungan.

Sebagian besar situs web interaktif menggunakan cookie untuk memungkinkan kami mengambil detail pengguna untuk setiap kunjungan. Cookie digunakan oleh blog kami untuk mengaktifkan fungsionalitas area tertentu untuk memudahkan orang mengunjungi situs blog kami. Beberapa mitra afiliasi/iklan kami juga dapat menggunakan cookie.